Archive for July, 2006

Count My Blessings (part 2)

Sunday, July 30th, 2006
  • tidak bisa bangun siang, malah bangun pagi - di luar rencanaku semula
  • membersihkan rumah dan kamar
  • tidak menonton televisi
  • kedatangan tamu tak terduga: Ike, Yenni, Andre, Johan, Susanto, Ming, Yatik, Tony
  • sarapan lumpia, kroket, dan risoles plus kopi
  • makan siang oseng-oseng kangkung, empal, telor, es teh, dll semua gratis
  • menelepon beberapa teman: Ming, Olga, Herry
  • cuci mobil
  • ke Metanoia ketemu Maria dkk, Santoso, Novi, Felix, Sherly, dan Robby teman kuliahku yang sudah lama ndak ketemu
  • ke Sinar Supermarket JemurSari mencari CD yang belum ketemu juga
  • mau potong rambut di Yoppie di Sinar, tapi tutup alias sudah pindah
  • ke kos Herry yang besok akan pulang ke Tulung Agung
  • makan malam nasi goreng plus susu - kali ini tidak gratis
  • dapat SMS dari Maya tentang rapat YSF
  • SMS ke Yuki sudah delivered


"Count your blessings so u can preciate e’day in u’r life"

"Hitunglah berkat yang kamu terima. Bahkan lebih banyak daripada bintang di langit"

Demikian SMS yang sering kukirim ke Yuki - akhir-akhir ini. Dan tanpa kusadari, kalimat-kalimat itu juga menegurku.

Count My Blessings (part 1)

Sunday, July 30th, 2006

Hari ini - terhitung dari kemaren malam sekitar pk 22.00 setelah menikmati jagung bakar Top Gung di Panjang Jiwo, aku merasa bosan. Sangat bosan. Selain kesepian mulai melanda diriku, dan seseorang yang pergi ke Ujung Pandang untuk empat hari - sampai hari selasa.

Bosan. "Buosen puol!" kata orang Surabaya. Dan aku mulai membenci hari ini. "Aku akan malas-malasan. Bangun siang, makan, lalu cari hiburan." Demikian yang ada di otakku. Beberapa orang yang aku telepon mengetahui kalau aku sangat-sangat bosan. Tidak tahu harus ngapain. Semuanya tahu kalau aku membenci hari itu. Tidak menghargai hari ini.

Dan di saat-saat ini aku teringat. "Dengan begitu hari-harimu takkan lebih baik." Cobalah mensyukuri apa yang kamu sudah terima.
Entah mengapa, beberapa hari terakhir ini aku mengirimkan SMS kepada seseorang, dengan isi yang kurang lebih sama. "Hitunglah berkatmu hari ini".
Dan aku mulai mecoba menghitung berkatku hari ini. Tak kusangka, di saat aku menghitungnya, ada berkat lain lagi yang kuterima.

Hari Anak Nasional

Saturday, July 22nd, 2006

Kk32948_clip2
Sambil membawa gelas kosong minuman mineral, MERRY berjalan menyisir satu demi satu pengendara mobil dan motor di persimpangan Jl. Prof Moestopo. Dia tidak sendiri. Gadis kecil kelas 5 SD ini menggendong AJENG yang diakunya sebagai adik kandung berusia sekitar 5 bulan.

Sejak setahun terakhir, MERRY memang ‘dikaryakan’ orangtuanya mengemis di persimpangan itu setiap pagi. Tengah hari, ia harus kembali ke rumahnya di bilangan Pacar Keling.

Inilah potret anak-anak jalanan di Surabaya satu hari jelang Hari Anak Nasional yang jatuh Minggu (23/07). Masih ada anak-anak kita yang belum beruntung mendapatkan hak-haknya. Kewajiban membantu orangtua menjadi penghalang baginya untuk berinteraksi seperti layaknya anak-anak. Mereka harus ikut pula merasakan beratnya membanting tulang di kota metropolitan ini.

Cintaku pada cinta

Thursday, July 13th, 2006

Kadang aku jatuh cinta. Entah pada siapa. Rindu pada sesuatu.
Mungkin aku hanya mencintai rasa yang tumbuh, euphoria yang membuncah, bermain bersamanya, kemudian meninggalkannya jika bosan.

Namun akan selalu kembali untuk mencintai. Aku tak juga jera mencinta.

Indah. Aku cinta diriku ketika aku jatuh cinta. Jiwaku benyanyi riang. Kehangatan menyelusup masuk dalam batinku. Duniaku mekar. Harum yang selalu kucari. Matahari hanya menyinariku. Hujan tercipta untukku, dan pelangi tersenyum padaku. Hanya aku.

Langkahku ringan. Tidak, aku tak melangkah ketika jatuh cinta. Aku melayang bersama angin. Hinggap di tempat yang kusuka. Berpijak di tanah yang kuinginkan. Bersua dengan euphoria kembali dan melambaikan selamat tinggal pada luka. Tinggal di sana sampai aku ingin pergi. Lagi. Dan angin kembali menghantarku. Ia sahabatku yang paling setia.

Namun aku benci ketika aku tak mencinta. Aku hampa. Jiwaku terbang bersama angin tanpa diriku. Aku sendirian. Aku bosan. Aku kesepian menunggu kapan jiwaku kembali. Luka yang kutinggalkan kembali menyapaku. Membawa sakit menusuk. Merobek hati kosong yang ditinggalkan oleh jiwaku. Hanya dingin dan pedih yang dapat kurasakan. Aku ingin kehangatan itu kembali.

Jatuh cintaku manis. Memenuhi ruang yang kosong. Memanaskan darahku. Menyejukkan batinku. Aku selalu rindu jatuh cinta. Aku ingin terus jatuh cinta. Aku tak ingin tak lagi bisa mencinta.

You are

Sunday, July 2nd, 2006

(Di-copy dari blog-nya Chicha)

This is a song lyric that I want to share with u all…
A very romantic song!!! Written by Clint Brown and the singer is Ron Kenoly.
It used to be a gospel song, but it can be use as a secular song too…
Read it and when you listen to the song….
wow!!!! can’t be describe!
Find out the song!!! (kok jadi promosi ye???)

      You are the love of my life
      You are the hope that I cling to
      You mean more than this world to me
      I wouldn’t trade You for silver or gold
      I wouldn’t trade You for riches untold
      You are…
      You are my everything
      I couldn’t take one step without You
      I could never go on
      I couldn’t  live one day without You
      I don’t have the strength
      to make it on my own…
      Until the world stops turning
      Until the stars fade from the sky
      Until the sun stop rising
      I’ll need You in my life
     and here’s the reason why
     You are…
     You are my everything