Menebang Pohon
Dikutip dari blognya Marina: (karena sesuai dengan suasana hati saat ini)
"andaikan kita adalah penebang pohon dan mencinta diandaikan sebagai kegiatan menebang pohon,
suatu saat kita diperintahkan untuk berjalan melewati sederatan pohon tanpa boleh berbalik, saat itu kita diperintahkan untuk memilih pohon yang terbaik dan tertinggi untuk kita tebang, bagaimana kita mengetahui bahwa kita telah menemukan pohon yang tepat..
jadi menurutnya kita harus segera menebang pohon yang kita rasa paling sesuai tanpa harus menunggu hingga barisan habis. atau kita akan menemukan bahwa kita terpaksa menebang pohon yang terpendek dari barisan"
tapi kapankah kita menentukan saat yang tepat untuk mulai menebang..
bagaimanakah kita menemukan pohon yang tepat..
dan apakah tidak mungkin pohon yang dulunya adalah pohon yang terpendek suatu saat akan tumbuh menjadi pohon yang tertinggi dan terbaik??
June 28th, 2006 at 10:19 pm
..berjalan melewati sederetan pohon tanpa boleh berbalik? (cinta gak gitu deh…)
Teori 1
Kenapa kegiatannya menebang pohon, gak berkebun? Dgn berkebun, kita memelihara & merawat beragam jenis tanaman (yg sebelumnya kita pilih dr penjual tanaman. Dr cara perawatan kita, dr pengaruh cuaca..mkn ada salah 1 yg tumbuh plg ok di mata, hati kita n bt kita sayang……..(temenan , seleksi, resepsi)
Aku yakin Andre bkn tipe yg “eh tu cantik…kejar jadiin pacar ahhh!”
dhian
http://keindahan_cinta.blogs.friendster.com/dhian_erika/
June 28th, 2006 at 10:22 pm
Teori 2
Kalaupun Andre tipe yg “eh..itu cantik..kejar jadiin pacar ahh!!”, monggo..
Perasaan, gak semua pernikahan berlandaskan cinta, ada yg kyk pelacuran hipokrit gt…yg ptg slg menghargai. Bkn bgt Bung Andre?!
dhian
http://keindahan_cinta.blogs.friendster.com/dhian_erika/
July 2nd, 2006 at 7:27 am
Yah begitulah… terus terang kalau aku sering “eh itu cakep… cantik..” tapi hanya sekedar lihat sekilas, ndak niat kelanjutannya, mis: cari tau namanya, dll.
Gebetan sekarang ini pun sudah setahun ngejarnya, ndak dapet-dapet. Kalau itu bego atau gimana ya?!?